Sharing - Trik & Tips - Kepemimpinan - Ekstrakulikuler

PPC Iklan Blogger Indonesia

Rabu, 08 Juni 2016

CARA PENGENDALIAN PASUKAN DALAM KEGIATAN OUTDOOR

            PASUKAN adalah sekelompok orang yang berkumpul menjadi satu kesatuan dengan satu orang sebagai pemimpin da menjalankan segala instruksi dari pimpinan.

            PENGENDALIAN adalah sebuah usaha yang dilakukan untuk mengarahkan, mengendalikan, dan mengelola sebuah pasukan agar tercapai tujuan


            Sebagai seorang instruktur / pelatih harus memiliki ciri khusus dalam melakukan pengendalian pasukan, contoh: Sersan (Serius tapi santai), Lucu tapi serius, dan lain sebagainya.

CARA - CARA PENGENDALIAN

1. Selalu gunakan Materi PBB
    Maksudnya adalah pastikan dalam setiap pengendalian, pasukan harus selalu dalam keadaan rapi &     tertib. Bukan hanya ketika jalan tetapi dalam berbagai kegiatan. Contoh: Duduk, Melepas sepatu,       atau menerima materi.

Contoh:
    a. Pergeseran pasukan
        Pastikan ketika pasukan melaksanakan pergeseran, barisan sudah tertata rapi. Misalnya 2, 3, atau         4 banjar, sesuaikan dengan jumlah anggota dalam pasukan tersebut.

    b. Duduk
        Ketika pasukan dalam keadaan duduk, baik untuk beristirahat / menerima materi, selalu pastikan         bahwa kondisi pasukan tertata rapi dan tertib.

Catatan:
Diatas dijelaskan bahwa cara pengendalian pasukan adalah menggunakan PBB (Peraturan Baris Berbaris). Maksudnya adalah kita sebagai instruktur memperkenalkan kepada peserta cara berdisiplin melalui hal - hal kecil. Tetapi ketika mengendalikan pasukan harus punya prinsip fleksibel, artinya adalah instruktur tidak kaku / sangat patuh terhadap materi PBB. Ingat ini pengendalian pasukan bukan pemberian materi PBB, lebih santai tapi berwibawa dan memperlihatkan keteraturan yang baik justru akan memudahkan kita sebagai instruktur dalam mengendalikan pasukan.

2. Berikan Arahan
    Arahan merupakan hal yang penting dalam pengendalian pasukan, dan harus dilakukan secara             rutin, terarah sesuai dengan jadwal yang berlaku.Dalam setiap kegiatan pasti ada jadwal kegiatan.       Jadwal kegiatan inilah yang menjadi bahan pelatih memberikan arahan, misalnya

Didalam Jadwal tertulis:
..........
05.00 - 05.30          Ibadah
05.30 - 06.00          Senam pagi
..........

Pada pukul + 04.30 instruktur harus sudah merapat ke pasukan untuk melaksanakan pengecekan apakah pasukan sudah bangun atau belum. selanjutnya memberikan pengarahan.

          " baik untuk seluruh siswa, setelah ini kalian melaksanakan ibadah, waktu ibadah kalian pukul                05.00 - 05.30, selanjutnya kalian akan melaksanakan senam pagi di lapangan pukul 05.30 -                  06.00 dengan seragam olahraga bersepatu, laksanakan dengan cepat dan tertib, tarik mundur                berapa menit kalian harus melakukan persiapan. Terima kasih"

.........
06.00 - 07.00         Bersih diri
07.00 - 07.30         Apel pagi
.........
Setelah melaksanakan senam pagi pastikan juga diberi pengarahan

           " baik seluruh siswa setelah ini laksanakan bersih diri, waktu kalian sampai pukul 07.00,                           selanjutnya melaksanakan apel pagi di kompi masing - masing dengan seragam dinas                           lapangan, tarik mundur berapa lama waktu kalian persiapan, ingat pukul 07.00 harus sudah                 melaksanakan apel pagi, sekian terima kasih. Laksanakan"

Selanjutnya pastikan selalu bahwa pasukan dibubarkan dengan baik dan tertib untuk melaksanakan tugas selanjutnya. Dua contoh pengarahan diatas bisa berubah sesuai dengan gaya setiap instruktur. Pada intinya adalah pengarahan tersebut berisi kegiatan apa yang harus di lakukan peserta dan penekanan untuk selalu menepati waktu.

3. Manfaatkan yel - yel / lagu - lagu
    Yel - yel atau lagu - lagu dapat dibuat se-kreatif mungkin dan se-unik mungkin untuk menciptakan suasana yang semangat dan ceria. Yel - yel / lagu juga dapat menjadi alat kontrol seorah instruktur atau pelatih terhadap peserta / siswanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar